Organisasi Disabilitas di Malang Gerakkan Literasi Via Kelas Baca Tulis

Jakarta – Organisasi disabilitas mempunyai banyak peran dalam memajukan kehidupan penyandang disabilitas, salah satunya sebagai pencetus literasi.

Fungsi pencetus literasi salah satunya dijelaskan oleh organisasi disabilitas di Malang, Lingkar Sosial (Linksos).

Sebagai pencetus literasi disabilitas, Linksos getwristband mengajak masyarakat untuk termotivasi membaca. Pada Agustus 2016, Linksos mendirikan taman baca buah hati. Hal ini sebagai format kepedulian organisasi kepada realitas buah hati-buah hati yang kecanduan gadget atau gawai.

Berdasarkan Ketua Pembina Linksos Ken Kerta, taman baca buah hati cukup menarik perhatian buah hati-buah hati. Regu Linksos membikin kesibukan membaca di luar ruangan. Berbekal tikar sebagai alas duduk dan tenda untuk berteduh.

Tetapi, kesibukan ini cuma berjalan sekitar enam bulan. Kendalanya merupakan ketersediaan buku bacaan. Anak-buah hati benar-benar menyukai buku cerita yang kaya dengan ilustrasi gambar, misalnya Bobo.

“Keperluan Linksos agar taman baca hal yang demikian kembali jalan merupakan adanya lokasi taman baca yang strategis dan adanya ketersediaan buku. Dalam hal ini, Linksos mengajak masyarakat luas untuk berkontribusi,” kata Ken dalam keterangan pers, Kamis (28/3/2024).

Ken ingin, kesibukan ini masih dapat dilanjutkan. Upaya saat ini merupakan membuka kontribusi masyarakat untuk ketersediaan lokasi taman baca yang memadai dan ketersediaan buku pelatihan menulis di unit layanan disabilitas (ULD) Lawang, Malang.

Geef een reactie